Rahmad Hidayat
Aktivis 98 dan sekretaris Pemantau Keuangan Negara ,melakukan Orasi ,untuk
membangkitkan semangat perlawanan terhadapa penzoliman PT Anugerah Niaga
sawindo
Sesuai dengan Misi dan Visi
Lembaga Pemantau keuangan Negara –PKN nyaitu Pendidikan ,Advokasi ,Investigasi
dan Media sosialisasi terhadap masyarakat , Pemantau Keuangan Negara telah
melaksanakan Advokasi terhadap Masyarakat Pakobuk Desa tanjung Medan Kecamatan
Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau ,Karena Masyarakat Pakobuk
Rokan IV Koto telah di zolimin PT ANUGRAH NIAGA SAWINDO yang berkoloborasi
dengan Pemda Rokan Hulu dengan Modus merampas lahan Ulayat Adat Masyarakat adat
Pakis kurang lebih 8000 Ha dan merusak ,merambah hutan tampa Izin menteri
kehutanan ,ada pun kegiatan aksi tersebut seperti yang di beritakan beberapa
media rokan hulu antara lain menyatakan
“http://detakriaunews.com/news/berita-tuntut-tanah-ulayat-ratusan-warga-demo-pt-ans.html..
Puluhan warga Kecamatan Rokan
IV Koto Kabupaten Rokan Hulu kembali melaksanakan aksi demo di PT. Anugerah
Niaga Sawindo (ANS), karena Diduga kuasai lahan tanpa prosedur, dalam aksinya
warga meminta dan menuntut tanah ulayat. Selain itu, warga juga minta pihak
perusahaan ini angkat kaki dari daerah tersebut.
Aksi puluhan warga ini , Senin (31/8) siamg sekitar pukul 12.30 WIB, puluhan warga Pokubuk Rokan IV Koto didampingi LSM PEMANTAU KEUANGAN NEGARA dari Bekasi-Jakarta berunjuk rasa di PT ANS yang berlokasi Desa Rokan Timur.
Koordinator aksi, Iskandar SH Ketua Umum Pemantau Keuangan Negara sebagai penanggung jawab Aksi dan Rahmad Hidayat atau Somad sebagai Korlap Aksi ., dalam orasinya mengungkapkan adapun tuntutan warga Rokan IV Koto kepada perusahaan adalah meminta tanah ulayat warga yang telah diambil PT ANS segera dikembalikan.
Aksi puluhan warga ini , Senin (31/8) siamg sekitar pukul 12.30 WIB, puluhan warga Pokubuk Rokan IV Koto didampingi LSM PEMANTAU KEUANGAN NEGARA dari Bekasi-Jakarta berunjuk rasa di PT ANS yang berlokasi Desa Rokan Timur.
Koordinator aksi, Iskandar SH Ketua Umum Pemantau Keuangan Negara sebagai penanggung jawab Aksi dan Rahmad Hidayat atau Somad sebagai Korlap Aksi ., dalam orasinya mengungkapkan adapun tuntutan warga Rokan IV Koto kepada perusahaan adalah meminta tanah ulayat warga yang telah diambil PT ANS segera dikembalikan.
Dalam aksinya, puluhan warga membawa puluhan spanduk dan karton meminta PT ANS segera hengkang atau angkat kaki dari Rokan IV Koto.
Puluhan warga disambut oleh Kapolsek Rokan IV Koto AKP Ahmad Yul. Dari mediasi tersebut, hanya 5 perwakilan dari warga yang diperkenankan mengikuti pertemuan untuk menyampaikan aspirasinya ke pihak PT ANS.
Mediasi di kantor perusahaan dihadiri Danramil Rokan IV Koto Kapten Suprapto,
Humas PT ANS Hugo Hamler, KTU PT ANS Sindy Daulay, Iskandar perwakilan LSM,
Amiruddin selaku Ninik Mamak dari Dusun Pukobuk, tiga warga (Riko H, Jondri S,
dan Zurmiwati, serta KBO Sat Intelkam Ipda Teddy Sinaga.
Dalam mediasi itu, warga dengan tegas meminta PT ANS hengkang dari tanah ulayat mereka dan tidak beroperasi lagi. Warga juga tuntut ganti rugi terhadap tanah ulayat yang sudah dikelola oleh PT ANS.
Menanggapi tuntutan warga, pihak PT ANS meminta warga membuat surat tuntutan dan diteken seluruh warga yang menuntut.
Dalam mediasi itu, warga dengan tegas meminta PT ANS hengkang dari tanah ulayat mereka dan tidak beroperasi lagi. Warga juga tuntut ganti rugi terhadap tanah ulayat yang sudah dikelola oleh PT ANS.
Menanggapi tuntutan warga, pihak PT ANS meminta warga membuat surat tuntutan dan diteken seluruh warga yang menuntut.
Aksi unjuk rasa warga Rokan IV Koto di kantor PT ANS berjalan aman dan damai hingga akhir aksinya sekitar 13.15 WIB.
Dalam mengamankan situasi, Polres Rohul menerjunkan 2 pleton (personel Sat Shabra, Sat Lantas dan Staf ), dan 1 pleton (personel Sat Intelkam, Reskrim dan Narkoba), serta 1 pleton dari Polsek Rokan IV Koto dipimpin Waka Polres Rohul Kompol Indra Andiarta SIK dan diback up 1 pleton dari Koramil Rokan IV Koto.(Fah),.





No comments:
Post a Comment